5.12.12

Perfectly Imperfect Preggo




Who am i?

Jadi Ibu aja beluuuum.. trimester satu baru berlalu, today, i'm in my 22nd weeks, dan mual muntah baru beresssss 2 minggu yang lalu saja!!! Walau kadang suka muntah sekali dua kali, tapi i consider it as 'sembuh dari morning sickness'. Langsung dirayakan dengan nonton..... PARANORMAL ACTIVITY 4.

Katanya jadi bumil itu jangan stress, ntar mengganggu perkembangan otak janin. Ini kok malah nonton PA 4? Karena Breaking Dawn (yang terpaksa harus nonton, karena dipaksa nonton seseorang) gak tayang di Blitz PP, dan yang jamnya pas cuma itu, dan gua udah keburu ngebet pengen nonton, karena pengen French Fries nya Blitz, yang akhirnya pun gak dibeli, karena mesin EDC nya rusak, dan cash kita cuma cukup untuk beli Popcorn. Situ aja deh, yang ke ATM di lantai dasar, gue mah OGAH.

Jadilah Paranormal Activity dimulai. Tentu saja si bayi nendang-nendang lucu, rasanya unbelievable. Twas like a butterfly in my stomach when i saw my first boyfriend maybe ya. And of course when i first met my husband also (biar gak marah kalau ternyata doski baca). But yes, that kinda feeling is unbelievable. Except, this one is not butterflies, this is a baby tickle in my tummy. SUPER EXCITED for your next kicks, baby! Memancing tendangan dengan deg-degan :D moga-moga gak apa-apa yaaa...

So, how this is related to the Title of this post?

Because, Pregnancy books leads me NOWHERE but NERVOUSNESS. Yes it is very informative, esp if you're carrying your first one. But then again, setelah morning sickness 24/7 yang membuat gue tidak bisa memasukkan segala yang seharusnya gue masukkan ke mulut ini selama 3 bulan pertama, i feel guilty as hell. And the result is : i can't sleep, insomniac, stressed out, depressed, lose some weight, dan membuat gue tidak bisa menikmati kehamilan ini. Yang sebenarnya sangat-sangat ingin gue nikmati.

Seharusnya gak dipikirin? happy-happy aja? I've tried, you know. Tapi kemudian 3 orang teman, yang hamilnya bersamaan dengan gue, dan tempat sharing sebagai sesama bumil, yang berumur sama, dan kandungan yang beda seminggu dua minggu, keguguran. Iya, keguguran. Dan mereka makan semua yang bergizi, took care of their pregnancy perfectly. Akhirnya, di tengah deru air mata (deru!) i can only pray to Allah that gue ikhlas akan apapun yang terjadi, biarlah semua gizi di dalam badan gue diserap, biar sampe nungging di kasur guling-guling ataupun drama lainnya, all i want is my healthy baby, and i won't stressed out anymore.

Dan kalau muntah, muntah dan muntah. Yaudalah, terima aja. Memang kamu itu 1 dari 4 wanita yang kena hiperemesis saat kehamilan, Karin, Just deal with it, and eat your meal. 

Dan hari ini, 2 minggu setelah my OG revealed that i'll have a boy, pagi-pagi jam shalat subuh, my baby kicked. SO HARD sampai gue bangun, dan sadar, it was shalat subuh time, dan my alarm was off. Tendangan yang super kuat dan berkali-kali yang membuat hati mencelos, realizing that down there, inside my belly, there is a little creature longing for me to be a better mom, and i don't need to be perfect to be better for my soleh baby boy.




No comments: